Wednesday, August 27, 2008

Menjelang Ramadhan

Sebentar lagi sudah mulai puasa... rasanya seperti baru kemarin.
Dan saya akhirnya bisa ikut puasa lagi setelah off selama 2 tahun lalu (no excuse this time, sista!)

Saya dan keluarga mohon maaf lahir dan bathin untuk semua rekan, sahabat, dan keluarga atas kesalahan kecil maupun besar yang telah kami lakukan...
Semoga kita dapat menjalani bulan puasa dengan lancar, tetap sehat dan diberi kekuatan lahir dan bathin oleh Allah SWT.
Amin...

Monday, August 25, 2008

Refreshing Salad - an experiment

Kemarin gara-garanya beli semangka kuning, pengen nyobain aja karena selama ini selalu yang merah aja yang ada di rumah.

Malem, iseng-iseng sambil nonton film, kok ya agak laper, tapi males makan yang berat-berat. Hmm... makan semangka enak kali nih...
Akhirnya keidean buat bikin salad "ala aku" ini... buat yang ngerasa rada aneh, ya... gak papa juga... hehe... (laki gw ga doyan soalnya... hahaha...)

Bahan:
  • Semangka kuning, dipotong-potong sesuai selera
  • Kraft Italian Dressing, sesuai selera, tapi awas jangan kebanyakan ntar keaseman...!
Tambahan :

  • Kalo suka, boleh dikasi madu/gula pasir sedikit buat pemanis..(semalem ga pake, tp enak juga)
  • Yang suka pedes, kasi aja tabasco atau saos sambel apa aja (semalem adanya sambel Belibis, hehe..)
Caranya:
Campur semangka dengan salad dressingnya. Dingin lebih enak.

Wah... nggak nyangka, enak juga ternyata makan salad semangka. So refreshing! Selama ini, aku selalu ngerasa aneh kalo liat temen makan salad semangka & Thousand Island di Pizza Hut (sampe skr masih, scr semangka dicampur salad yang berkrim gitu kayaknya nggak pas. Lebih cocok kalo dressingnya yang bening-bening asem manis aja...)

Selamat mencoba! Kalo sukses, kasi tau ya...:D

Thursday, August 21, 2008

Today's Bitter Sweet Story

Sambil nulis ini, aku masih nggak terlalu sure tentang apa yang baru aja kejadian.

Bisa dibilang lucu, tp rasanya mungkin bisa dibilang agak "bitter-sweet". This was happening between my editor yang nun jauh di central of Java sana and me.... duh....

Selama ini kita kontak2 lewat email or phone or mail. We are still have no chance to meet, but our work flow is ok.

Dari emailnya yang terakhir pas tujuh belasan kemarin, aku tahu kalau akan ada pameran buku di Frankfurt nanti di bulan Oktober, dan dia planning to go there. Sebenernya sih ga ada yg salah dengan informasi itu, cuma aku tahu bahwa orang ini adalah orang yang sangat detail dan nggak mau kalau tidak ada komentar tentang apa yang dia udah sampaikan.

Sebagai "murid" baru-nya dan karena aku berusaha untuk work our conversation flowing nicely, akhirnya (lip service doang) aku coba buat ngasi sedikit komentar tentang itu, dengan sebaris kalimat yang isinya sesimpel... "wah, kapan ya saya bisa datang ke acara-acara seperti itu?"

Dedooot....
For my surprise, ini komentar selanjutnya...

" ...With less visits to and shopping at Metropolis Town Square or by turning away when seeing the flashing brochures of Great Sale of Matahari WTC Serpong... you can get a ticket to Germany."

WHATTHE...????

It took me minutes to read the sentence... ini maksudnya apa ya??? heheh....

First of all, aku nggak tinggal di dekat daerah-daerah yang disebutkan...
Trus, aku bahkan nggak tahu that those places are existed (ya deh Oom, aku ngaku... aku tau Matahari WTC kok, kemaren abis ke counter Indosat yang di sana kok... hehhe... ini aku exaggerating aja... )
Trusss... emangnya dia tau aku orang yang seperti apa? We haven't even met, even for once! Kok bisa-bisanya nuduh aku tukang belanja or gila sale???
(ya sih, tp nggak di Matahari juga kali yang gw uberin, ahahahahahah)
And the last but not least... I have a sister who lives in Frankfurt!!! OMG....!!!!

KESIMPULANNYA...

This is only a not-quite-good joke (but I said it was a good one in my reply to him, hahahah).

Hmm... emang bener sih, age gap and different life experience/style can create someone's sense of humor.
Cuma rada gondok juga gitu... lip service kok dibalesnya gitu... ahahahha....
Please deh...

Friday, August 08, 2008

The difficulty of English learning - Good point!

This is something that I recently received from a friend, it's funny, and has a good point...

Have you ever wondered why foreigners have trouble with the English Language?. Let's face it.

English is a crazy language. There is no egg in the eggplant. No ham in the hamburger. And neither pine nor apple in the pineapple. English muffins were not invented in England. French fries were not invented in France.

We sometimes take English for granted. But if we examine its paradoxes we find that Quicksand takes you down slowly, Boxing rings are square. And a guinea pig is neither from Guinea nor is it a pig. If writers write, how come fingers don't fing. If the plural of tooth is teeth, shouldn't the plural of phone booth be phone beeth? If the teacher taught, Why didn't the preacher praught? If a vegetarian eats vegetables, what the does a humanitarian eat? Why do people recite at a play, yet play at a recital? Park on driveways and Drive on parkways.

You have to marvel at the unique lunacy. Of a language where a house can burn up as it burns down. And in which you fill in a form by filling it out. And a bell is only heard once it goes!

English was invented by people, not computers, and it reflects the creativity of the human race (Which of course isn't a race at all) That is why when the stars are out they are visible, but when the lights are out they are invisible, and why it is that when I wind up my watch it starts, but when I wind up this observation, it ends.

Thursday, August 07, 2008

Big Ol' Drunk with a Fashion Problem

Are you sure with what you've just said?
Huh?
You are not yourself. This is not you.
What you have just said was completely nonsense!
Really?
Hmmm....

Look closer, hold your head and stare.
Wait... wait... don't look away... just look one more time
Look closely like you mean it.

Oops, you were absolutely right...
I was only looking at a big ol' drunk with a fashion problem.

Do I need bigger glasses?
Or perhaps, a magnifying glass?
Well... maybe.
An Armani and a bottke of Kenzo will be nice.





Wednesday, August 06, 2008

Passive-Aggressive Approach

Lagi enak-enak denger Lenny Kravitz di iTunes, ehhh...tiba-tiba ada yang message ke saya kurang lebih kayak gini :
"Apa gara-gara saya cowok trus situ takut temenan ama saya? Kalo nggak mo temenan juga ga papa!"

LOH??? Ini apa ya? Ngajak kenal kok udah mo ngajak gelut... asli ngakak banget bacanya. Aku kenal aja nggak sama ni orang, tau mukanya juga nggak, dah brani ngomong kayak gitu...

Hare gene masih pake cara gini? Ngambek2 kurang penting? Ohmaigat... ni da taon brape Bung! Lo ndiri awalnya yang bilang kalo umur lo jaoh di atas gw, whahahahah!

Kadang aku nggak ngerti deh sama yang model ginian. Dese yang ngajak kenal baik-baik, udah dibales baik-baik dengan kata-kata yang sopan santun en penuh rasa hormat (ehem, rada lebai ya gw, wekekek), dan perasaan nggak ada tu kalimat yang bernada negatif di tulisanku sebelumnya. TIba-tiba udah kayak gini... kok semacam serangan secara passive-aggresive gitu jadinya... A little bit shocked jadinya...

Yang awalnya aku agak impress dengan desain dan lay out yang ditampilkan di blognya orang ini, lama-lama dahiku juga nggak tahan untuk nggak mulai merapat di bagian tengah... MAKTSUT LOOO??
Enaknya digimanain yaaa yg model ginian... ???

Tuesday, August 05, 2008

Sumpah, nggak ada maksut apa-apa

Kalo mood lagi nggak bagus,
Semua yang dikerjain nggak bisa mulus
Dahi jadi kriting, muka lecek
Bibir manyun, otak butek

Tapi kalo mood lagi bagus,
Semua kliatan mak-nyusss...
Muka kinclong (iklan Pond's aja kalah),
Senyum manis terus merekah.

*hasil miting 3.5 jam straight di tempat klien hari ini... hihi... sumpah, nggak ada maksut apa-apa, cuma iseng doang daripada ikutan bingung sama yang lagi kena amnesia mendadak*

Sunday, August 03, 2008

Winner of Creative Blogger Appreciation Award


Terus terang saya agak nggak ngerti soal award-award-an. Mau award dari Panasonic kek... mau award dari Grammy or Oscar kek... sampe award buat blogger kreatif seperti ini.
Memang bagus sih bila kita dengan tulus hati bisa mengepresiasi karya orang lain, dan orang lain yang menerimanya juga bisa menghargai apresiasi itu tanpa ada maksud-maksud untuk mengumbar kesombongan or karena haus pengakuan dari dunia.

Dan saya juga merasa bahwa banyak blogger di dunia ini yang boro-boro mikirin untuk mendapatkan award, toh awalnya tempat ini bisa disebut sebagai buku harian dalam versi virtual; yang bisa diatur siapa-siapa saja yang berhak untuk menigntip isinya (sayang sekali jaman saya dulu ABG belum ada media seperti ini, yang ada hanyalah buku bergembok mini yang gampang banget dibuka dengan jepit rambut). Lihat aja lay out blog saya ini, mix and match dengan desain yang standar, nggak kepikir deh buat mendesain sendiri (selain mendesain kata-kata yang ada di dalamnya ya... kalo itu purely punya saya!).

Tapi somehow, it's nice to receive this kind of appreciation.

Award... hare gene? hihi... ada sih yang merasa penting...tapi mungkin saya nggak mau terlalu dipusingin ama itu.


Tuesday, July 29, 2008

Careless Whisper vs Meaningless Kiss - Does anybody notice?

Udah pada nonton film Music & Lyrics? Sejak nonton trailernya pertama kali somewhere around mid 2007, inget banget pas lagi sibuk-sibuknya Baby Blues & nursing period yang jungkir balik banget... I instantly knew that I'd love this movie. Hugh Grant gitu loh... apalagi ada Drew Barrymore juga, trus background story-nya tentang music pula... klop!

Ada yang menarik dalam film ini. Idenya sih pasti mau mengingatkan para penontonnya yang mungkin sebagian besar adalah generasi 80-an, jadi dikisahkanlah seorang "mantan" pop star di era 80-an yang sekarang udah mulai out of date, apalagi partner duetnya (whoever that man's name, I didn't care lah ya...) udah off stage. Didn't this idea remind us about WHAM! ??

Anywho, di tengah film adalah Hugh Grant harus nyanyi di "Dufan" gitu lah... acara off air di suatu panggung kecil, yang penontonnya weitje2 generasi 80-an yang masih screaming abis lihat penampilannya Mas Hugh ini, sementara para cowok duduk sambil manyun di pinggir panggung. Lagu yang dibawain judulnya "Meaningless Kiss".
Begitu intro dimulai... jengjengjeeengg.... weee... ini sih "Careless Whisper" nya Wham! in a way, pikirku... especially with the saxophone and the drum beat.

Ooooke.... lanjuttt!

Dedooot..... ternyata oh ternyata, liriknya pun rip off abis dari lagu itu. Mo tau... ? Perhatiin deh...!

Ini yang original dulu ya... CARELESS WHISPER.

I feel so unsure,
As I take your hand and lead you to the dance floor.
As the music dies...

Something in your eyes,
Calls to mind a silver screen,
And all its sad goodbyes.

CHORUS

I'm never gonna dance again,
Guilty feel have got no rhythm.
Though it's easy to pretend,
I know you're not a fool.

I should have known better than to cheat a friend,
And waste a chance that I'd been given.
So I'm never gonna dance again,
The way I danced with you.

ooh ooh

Time can never mend,
The careless whisper of a good friend.
To the heart and mind,
Ignorance is kind
There's no comfort in the truth,
Pain is the all you'll find.

Tonight the music seems so loud,
I wish that we could lose this crowd.
Maybe it's better this way,
We'd hurt each other with the things we want to say.

We could have been so good together,
We could have lived this dance forever...
But now, who's gonna dance with me?
Please stay.

Siap-siap.... Here we go...

MEANINGLESS KISS

I saw you across the dancefloor
Out of the corner of my eye
I felt the connection
I don't know how, I don't know why
I shouldn't of stayed

When I saw you there with another man
But as we slipped away
I thought I heard you say
This wasn't part of the plan

CHORUS:
Just a meaningless kiss
It wasn't suppose to end up like this
Just a meaningless kiss

Ohh Ohh
Just a meaningless kiss
We knew it was wrong
But we couldn't resist
Just a meaningless kiss
Til I fell in love
With you

But you didn't want me to
Oh no

And here we are two years later
Too late to turn back now
We gotta finish what we shouldn't have started
We got to walk away somehow
But it's easier said than done
When two hearts beat as one
And three hearts are one too many
That's why we shouldn't have ever begun

We can't go on like this forever
When we're not meant to be together
So leave me here on my own
From now on I guess I got to dance alone

No matter what I do

Get it? Hahah... jangan salah, aku sama sekali nggak against lagu ini kok, cuma lucu aja, bener-bener terinspirasi dan rasa 80-an nya brasa banget lah... sapa sih yang ga suka lagu Caraless Whispernya Wham! jaman dulu... sampe sekarang juga kalo didenger masih asik kan?
Dan aku yakin ini 100% kesengajaan dari pihak pembuat film Music & Lyrics itu sendiri. Way to go, guys!

Buat yang belum nonton, gih buruan nonton... filmnya keren kok...!

Sunday, July 27, 2008

Lima Tahun Pertama

Yesterday was our 5th wedding anniversary. Wow... it's been 5 years, man... Rasanya seperti baru kemarin kita sibuk-sibuk desain undangan, sama-sama melek di depan komputer sampai pagi, ribut-ribut di rumah gara-gara baju seragam yang belum lengkap (hmm... kalau yang ini tepatnya dari pihak aku deh...), belum lagi pulsa telepon yang tiba-tiba bengkak karena terlalu sering interlokal... Haha... wedding was always a mess!

Our wedding was a two-days event; first day was the wedding vows, and the second day was the reception, a full day party from 10 am until midnight. My wedding gown was quite similar with the picture on the left, a white off-shoulder wedding dress with white veil. It was the most expensive gown I've ever had, exclusively designed for me. Kapan lagi bisa pakai gaun mahal untuk dipakai sekali aja? Haha... Sepertinya sekarang gaun itu nasibnya terbungkus plastik dan tergantung di dalam lemari, sampai entah kapan... well... I don't care anymore! *smile*


Anywho... as always, kami selalu merayakannya berdua sambil makan malam di salah satu resto.Yang terasa beda di tahun ini, selain karena sudah ada si kecil di tengah-tengah kami, juga karena tanggal 26 di tahun ini jatuh pada hari yang sama saat 5 tahun lalu kita menikah.

Aku selalu berusaha mensyukuri setiap hari yang kami habiskan bersama, menikmati setiap manis, asam, dan pahit yang ada. Well, nobody said that marriage was going to be an easy life, and nobody can publish "Wedding 101" for anybody. But I know that right on this day, lima tahun yang lalu, adalah akhir semua pertanyaan tapi juga awal dari sebuah kehidupan yang baru.

Satu harapan yang tetap terpanjatkan adalah semoga semua akan berjalan lancar di masa yang akan datang dan kami tetap dapat mengarungi biduk yang tak lagi ada di tepian... amin.

Wednesday, July 23, 2008

Bye Bye My Visa Card... ( tapi masih ada 2 lagi)

Hari ini seneng banget... akhirnya berhasil nutup 1 lagi kartu racun yang enak itu... hihi...
Udah ah.. capek ngurusin kartu-kartu yang semakin lama semakin ngiming-ngimingin macem-macem... yang diskon makan di mana lah, yang special price di toko mana lah... atow yang nawarin transfer balance bunga rendah (ini nih yang brasa paling berat, heheh). Bener-bener racun yang enak... ga berasa tuh dicekek pelan-pelan ama bunganya.... ampyun....

Emang sih sampe sekarang masih ada 2 lagi kartu enak yang kelap kelip di dalem dompet... hehe... semoga bisa sisa 1 di akhir tahun ini... amin.....

Saturday, July 12, 2008

A Blast from the Past

It's always nice to be able to meet old friends...
This week is quite special for me, since finally I was able to find some old friends, one of them was my friend back in elementary school. Yup... I hadn't spoken to her for about 18 years, if I wasn't mistaken. Looking to our pictures, now we are more and less in the same position; we are mommies with babies, but some of us had hold PhD degree from reputable universities. *clapping* Way to go, girls... I'm so proud of you!

The white-and-red period had long gone... Hahaha...

For couple of days my past came flashing before my very eyes... good times, bad times... puberty... boys... OMG, how silly we were back then? LOL... so embarassing!



Wednesday, July 09, 2008

Tragedi Semangkuk Soto

Ehem... hari ini kayaknya lagi kena "posting-fever" deh.. soalnya somehow kok jadi pengen nulis terus, padahal sempet nganggur berhari-hari yang lalu... hehe...

Okeh... hari ini acaranya meeting di klien yang ujug-ujug butuh bikin event cepet, padahal pas kemarin2 ditanyain, jawabannya "masih lama... take your time lah... sometime around september, or whatever...whatever...." JEDUUUGGGG!!! WAKWAAAWWWW....

Jelas AE-ku langsung mules-mules... hihih... (Oom Ophoeng, if you read this, dejavu nggak sama ginian jaman jadi AE dulu?)

Sambil mikir-mikir mo gimana bikin event pre-launching yang keren dalam waktu less than 2 weeks, mampirlah kita ke sebuah warung soto di somewhere around Jalan Panjang. Nggak mo bahas sotonya, soalnya aku bukan Soto-man, jadi mo segimana enaknya soto yaaa... menurut aku tetep aja ini soto. Biasa aja... Oh iya, ni bukan foto sebenarnya ya... cuma rada mirip doang. Dan nggak related to any promotion materials dari rombong soto manapun (duile, mak... iyaaa... percaya kook)!

Ceritanya justru ada pas ada yg mesen buat dibawa pulang. Pas diitung2, loh si ibundaku kok harus bayar 32rb? Padahal nggak ada yang spesial dari pesenan itu. Cuma soto campur 1, tebot, tempe goreng, trus ama ya yang dibungkus itu. Eh... usut punya usut... ternyata kalo mesen dibawa pulang, dicharge ekstra 3000 perak!!!! Lohhh? kok bisa?
Ibundaku jelas naik pitam lah yaw... "iki piye toh mas.. kok nambah telung ewu?" Eh, bukannya dijawabin, nyebelinnya Mas yang jualnya malah ga bisa jawab, cuma cengar-cengir. Maksutnyaaaaa???

Tapi ya mo gimana... wong udah ditaro di depan mata...

Akhirnya sepanjang jalan Panjang yang emang panjang itu isinya ngebahas itu soto ajaib... Even our driver malah sampe ikut ngedumel padahal ga ikutan makan... Bwahahahahahah...

Hingga diturunkannya berita ini, masih belum ketemu loh alasan yang paling masuk akal knapa ada extra 3000 itu... apa dari plastiknya? Alah, kresek ama plastik putih biasa kok... kita ngebungkus tempe gorengnya juga ga ada tuh tambahan biaya plastik... Apa dari extra porsi sotonya? Hmm, nggak tuh... kalo nambahin aer doang mah ga aci aja, aer ama garemmm.... hihi

Ckckckck... ada aja akal2an tukang dagang...

Tapi kejadian hari ini emang beneran ini lucu banget... untung bukan aku yang bayar tu soto 32 ribu... hihih....

Fight Quest - Discovery Channel

Semalem, lagi-lagi nggak bisa tidur cepet. Sambil nungguin rerun Friends di Star World jam 1, iseng-iseng mindahin channel ke Discovery Channel. Eh... kok kayaknya ada yang menarik nih... nama acaranya Fight Quest.

Acara ini nyeritain 2 bule (Jimmy & Doug) yang ditugasin kliling2 dunia, ngedatengin tempat2 yang ada sekolah bela dirinya, trus mereka harus belajar di sana selama 5 hari sebelum diadu beneran sama jagoan-jagoan bela diri di negara itu.
Pas banget, yang semalem itu lokasinya di Indonesia; Bandung, to be exact. Yup... In this episode, they were learning "Pencak Silat" at Mande Muda Indonesia (kalo ga salah sih nama tempatnya itu).

Salah satu dari bule ini (Jimmy kalo ga salah) dilatih ama salah satu guru besar di padepokan itu yang kebetulan perempuan. Dia sempet heran-heran gitu, n ga kebayang kalo dilatih ama cewe karena seumur-umur blm pernah dilatih bela diri sama cewek. But you were so wrong, dude... she's a lot better than you... She's the Master!!

Si Jimmy diboyong ke gunung ama si Ibu, ke tempat latihan yang agak nyempil di tengah hutan gitu... pemandangannya dong bo... keren abis. Dan gw yakin ni tempat pasti dingin banget. Dan di sini si bule dibikin keok ama program latihannya si guru ini, hihihi...
Pertama dateng aja dia udah disabet2in pake sapu lidi ama gurunya gara2 kurang lincah. Guru Rita (ni nama si gurunya) teges banget, ni bule ga dikasi ampun sama sekali. Udah disuru push-up, guling-gulingan en nendang sana sini, eh tetep aja diteriakin "too slow... to slow...!!!" Hahaha.... you poor thing... padahal ni bule bukan yang ga pernah latian bela diri sebelumnya loh... hehhee...

Besok2nya juga latihannya lebih seru lagi: Jimmy disuru latian keseimbangan, naik pancang-pancang bambu yang dipasang di tengah kolam (ieu mah jiga balong kitu lah... euleuh... hihihi.... ). Baru juga nendang 1 kali, eh... nyemplunglah dia sedada ke dalem aer, hihihi.... Oh iya, dia juga sempet latihan di kawah Tangkuban Perahu loh... yup... near the crater. Buset... ni kan bau belerang banget pastinya, mana tanahnya juga nggak rata, di pinggir tebing-tebing pulak... kalo sampe kepleset n kecebur ya udah aja wassalam... Hehe... tampangnya kesian deh. Tapi as a student, he must obey her.

Kalo si Doug kayaknya "rada" beruntung karena dilatih ama suaminya Guru Rita, namanya Guru Dadang (mereka sih nyebutnya "Dedeng" jadinya... dasar lidah bule tea hese nyebut Dadang...), soalnya hari pertama masih disuru nonton dulu, diajakin ngeliat debus dulu (bwahahahaha ni bule asli keliatan keder pas ngeliat Bapak2 yang debus ngiris2 lidah pake golok, weeekkkks....), belon lagi segerombolan anak SD rajin banget nontonin dia (yakin deh... pasti anak2 itu heboh "Mister... Mister...!"), karena latiannya emang nggak di gunung, tapi di tengah kampung gitu.

Anyway... latihan 5 hari gitu bikin mereka asli babak belur loh... si Jimmy telapak kakinya luka2 karena nginjek2 batu, si Doug malah kakinya "mbendhol"; bengkak biru gede banget sampe ga bs jalan bener. Tapi yah, mereka pasrah aja...

Emang sih, pas mereka tanding beneran dua-duanya kalah. Ya nggak salah juga, lawan2nya kan latihannya tahunan, mereka cuma dikasi 5 hari. Cuma semangatnya itu loh, juara banget deh... dan mereka juga keliatan banget berusaha keras buat at least dapet 1-2 poin dari tendangan, pukulan or tendangan. Setidaknya, mereka nggak keok tanpa perlawanan. Good job guys...!

The bottom line is, ni acara keren berats lah... gaya pengambilannya natural banget, scene2nya juga pas, jd nggak kerasa udah 1 jam aja mantengin acara itu.
Sayang, episode berikutnya boxing di Mexico. Uuhh... coba masih Indonesia, kan pasti lebih seru...:P

Saturday, June 28, 2008

The Godfather Trilogy - Movie

I didn't realize that writing about this movie would be this difficult. But one thing for sure about this trilogy is... this movie is classic!

Seumur-umur kayaknya aku udah nonton film ini banyak kali, pertama kali mungkin waktu smp, dalam format Betamax, sampe sekarang udah bisa nonton dalam format DVD dan sepertinya sekarang aku udah mulai mikir-mikir buat punya yang versi original - Director's Cut kalau ada...

Bulan ini Anteve nayangin film ini di program star movie mereka di sabtu dan minggu. Entah, walaupun sudah hampir2 hafal ama film ini (dan krn udah beli novelnya juga), teteup... kayak berat mindahin channel ke TV lain. Kayaknya gimana gitu pas Michael Corleone muda atow pas bagian Vito Corleone muda. DeNiro & Pacino emang aktor-aktor hebat ya... Bener-bener pas buat meranin karakter ini. Tapi yang harus diacungin jempol sih ya yang milih mereka berdua sih, si Francis Ford Coppola, walaupun rela ribut-ribut sama pihak produser n pake ngancem mundur dari produksi segala.

Banyak kejadian menarik di balik pembuatan film ini ternyata. Di luar gosip "KKN" yang dilakukan oleh si director karena ngebawa dari anak, istri, sepupu, bapak, dan segerombolan klan Coppola lainnya, this movie is a big hit! Trivia yang paling ngejedak adalah ternyata before each of killing scene, there would be an orange (or a bunch of oranges) on the set. It's either on the table, or peeled by the actor. Perhatiin deh... aku juga baru ngeh. Nggak tau juga kenapa adegan berdarah itu selalu ada setiap si jeruk ini muncul. Blood and orange? kalo jeruk jenis Blood Orange sih emang ada... dan itu jeruk yang uenak banget... hihihi...

Dari ketiga film Godfather ini, yang aku paling suka ya yang pertama (1972). Walaupun agak beda sama yang di novel (ini dijelasin lengkap di Wikipedia), tapi tidak mengurangi kehebatan film ini sendiri. Dan ternyata, istilah "Godfather" dalam dunia mafia itu cuma rekaan-nya Mario Puzo doang awalnya, dan gara-gara dia, istilah itu akhirnya dipake "resmi" oleh si gank mafia itu sampe sekarang (probably). Di film bagian I ini Al Pacino masih muda banget... and even though some people thought that Al made Michael on the first scenes looked "idiotic", tapi menurutku, justru di situ letak kehebatannya. Sinar matanya itu loh, kayaknya kalem, padahal cold-blooded banget. Dan ini makin jelas waktu di film kedua. Bravo, Al!

Di film kedua aku suka DeNiro yang meranin Vito muda. Dia bener-bener bisa membawa karakter Vito Corleone yang ingin tampil sebagai "family man",di hadapan istri dan anak-anaknya, walaupun di balik itu dia tega ngebunuhin orang-orang yang berusaha menghalangi sepak terjangnya. And once again, matanya itu... kayak bego tapi sebenernya pinter banget.

Dua minggu setelah pemutaran film ini, iseng-iseng aku nyari theme songnya. Somehow, I became really emotional and could not stop my tears when listening to this instrumental song. Beneran loh ini... kayaknya ni lagu menyentuh banget...! Di balik itu, sebenernya ada hal menarik juga soal musik ini. Ternyata musik ini dianggap bukan original dan tidak layak untuk dapet Oscar, karena waktu tahun 1958, musik ini diciptain sama Eduardo de Fillipo di film Fortunella, walaupun dalam ritme yang berbeda (film Fortunella itu film komedi gitu deh katanya). Hmmm... I wonder why Nino Rota & Carmine Coppola (bapake si Francis) ngelakuin ini ya... tapi mungkin kalau lagunya nggak seperti ini, rasa filmnya bisa beda ya... I don't know.

Ada yang pernah nonton film Fortunella ini? Kasi tahu aku ya... I'm so curious.

Yang paling males tuh nonton final movienya. Mungkin juga karena dibikin tahun 90-an, dan para pemain intinya udah ga lengkap n mule kliatan tuwir...

Yang paling banyak dapet hinaan di film ini adalah si pemeran Mary yang tidak lain dan tidak bukan... anaknya Francis, si Sofia Coppola. Sofia mungkin hebat sekarang setelah jadi movie director ya, tapi di film ini, memang dia nggak bisa dibilang hebat. Pendapatku, dia kurang cantik dibanding pemeran Mary yang dijadwalkan sebelumnya (Winona Ryder). Tapi dia so... Italian. Lah iya laaaa.... Kalo Winona yang main mungkin rasanya jd "cemplang" kali ya krn dia nggak Italian-face gitu...

Secara keseluruhan, ini salah satu film yang nggak boleh dilewatin begitu saja and this movie would be able to give you special experience. Percaya deh...!

Wednesday, May 14, 2008

Thursday, May 08, 2008

CAP = Crazy About Puzzle

Hehe... Mo crita dikit soal "my craziness" about puzzles.
Aku termasuk orang yang suka banget sama puzzle and forms (maksudnya itu loh, formulir...). Entah kenapa aku suka banget sama dua hal ini. Dulu waktu salah seorang keponakan dapat hadiah puzzle yang 1000 keping, aku rela nggak tidur semaleman, nyusun-nyusun kepingan puzzle bergambar "Felix the Cat" itu sampai bener-bener kelar. Paginya, orang serumah heboh ngeliat puzzle itu udah rapi tersusun di lantai. Hehe... belum tau kalo itu nyusunnya sampe nggak tidur...

Pas di kantor, anak-anak pada ngantri di mejaku buat nitipin pengisian aplikasi kartu kredit/aplikasi kartu HALO, gara-gara pada males ngisinya, sementara aku dengan mata berbinar-binar langsung ngambil pulpen dan mengisinya dengan semangat. Dan jangan salah, aku ngisi form itu dengan sangat rapi dan bersih, dengan kerelaan tinggi :D

Hahah... kata temen yang baca buku psikologi, ada istilahnya untuk orang-orang yang punya kegilaan dengan puzzle dan forms ini (apa ya Dit, istilahnya???, please komen ya...)

Nah, sebulan lalu, suami pulang kantor bawa 1 papan puzzle woodcraft ini. Woddcraft ini kalo menurut tulisannya, nanti bisa jadi tempat bolpen di meja. Kata suami, ada yang ngasi oleh-oleh dari Thailand atau Hong Kong gitu. Berhari-hari papan itu nggak dia sentuh, cuman nggeletak dengan sedih di kolong meja TV. Pikir-pikir, ah ya udah sini deh, biar buat aku aja. Pas banget di meja kantor blm ada tempat bolpen-nya.

Waktu iseng, aku rangkai aja puzzle ini, wah... seru juga, walopun jari-jari agak ketusuk pecahan kayunya yang lumayan tajem. Bego juga sih, padahal udah dikasi ampelas, tp nggak dipake. Nggak lama, tempat bolpenku pun jadi. Aku seneeeeng banget. Meja kerjaku jadi lebih manis kelihatannya... wekekekek...

Tapi besokannya, puzzle aku bongkar lagi, gara-gara aku kurang sreg ama salah satu bagiannya. Hehe... Emang sih, agak nggak simetris (udah dari sono-nya), tapi setelah penyusunan yang ke-2, hasilnya lebih bagus. Ternyata kemarin ada bagian yang kebalik, makanya ada beberapa pieces yang nggak pas. Nah.. lihat dong fotonya... bagus kannn?? hihi... biarin nggak ada yang muji, dipuji ndiri aja...

Setiap selesai menyusun puzzle, aku ngerasa puas banget. Malah, aku sekarang lagi mesen ke suami buat beliin lagi woodcraft kayak gini.

Tuesday, April 08, 2008

BLOKAR BLOKIR... maunya apa sih

sebenernya, dengan keputusan blokir beberapa web (yang ga jelas konsepnya, knapa cuma MySpace, Rapidshare, MP, trus entah apalagi, padahal penyedia jasa yang serupa masih seabreg-abreg... masih ada megaupload kan? masing ada 4shared kan? masih ada ziggy kan??? blogspot? wordpress? or else? halooo? )
siapa sih yang diuntungkan atau dirugikan?

apa kalau Youtube diblokir di Indonesia trus Youtube-nya bakal rugi, bangkrut trus gulung tiker? mmm.... kayaknya ga tuh? Justru malahan, menurutku, orang-orang di luaran sana makin enak-enakan upload video yang isinya macem-macem, dan kita ga tau apa-apa. Hmm... apa iya ini solusinya?
Apa trus Youtube bakalan ngerasa "waduh rek.. kita diblokir nih sama Indonesia.. kita bujuk yuk supaya ga ngambek lagi..." Apa iya??? aku rasa, they don't even care!

Emang sih, ada aturan untuk upload video/nulis blog yang katanya ga boleh mengandung violence, porn, SARA, or apalah lagi... tapi... yang aneh-aneh masih marak tuh???

trus, solusinya apa buat kita-kita yang pake fasilitas blog/share files/social networking ini untuk tujuan baik-baik, buat nambah-nambah uang belanja (buat yang jualan online)? kok lagi-lagi kita yang disuru mingkem? apa trus tiba-tiba pemerintah bikin fasilitas serupa tapi versi Indonesianya? namanya mungkin.... RuangKu, JEJARINGAN, TABUNG-MU, atau apalah? HALOOOO?


Btw, kalo ini emang gara-gara film itu (yang aku males nontonnya krn cuma manas-manasin mata aja), di Timur Tengah or somewhere di China yang juga punya komunitas Muslim sana kira-kira mereka juga ngeributin ini ga ya? apa cuma kita aja sih??? info duuuuooong....

Tuesday, March 11, 2008

Kain di kepala bisa membawa cerita - part 2

mo lanjutin ah cerita yang januari kemarin...

ternyata, keputusan seorang atasan untuk memindahkan posisi seorang karyawannya ke bagian yang ga ok dan menarik semua fasilitas, (hanya gara2 mengubah penampilan) membawa dampak besar... dalam hal ini buat temenku ini.
Apalagi orang itu menggunakan dalih "kurang capable di posisi skr" atau "policy perusahaan" (policy yang mana ya kira-kira? ini urusannya hak asasi loh....), padahal posisi itu udah dipegang dia selama 5 thn terakhir... what a fake!

Aku tau dia pasti sedih banget, sampe mungkin udah kehabisan tenaga lagi buat protes, mungkin juga menyesali keputusannya (mungkin aja), dan akhirnya mencoba pasrah... walopun setiap hari status YM nya sedih terus... (hihi... duh kamu...)

Tapi memang Tuhan itu nggak tidur...
Sekitar 3 minggu yang lalu, ia mendapat tawaran kerja di perusahaan yang kurang lebih sama besarnya dengan yang sekarang, tapi dengan posisi yang jauhhh lebih tinggi daripada yang sebelumnya. tentunya, dengan paket yang jauh lebih menggiurkan pula, walopun minus mobil pribadi... ah... ga ngaruh lah...

Berarti, masih ada orang-orang lain yang bisa menilai seseorang dari kemampuannya, bukan dari apa yang dia kenakan sehari-hari.

Aku ikut bersyukur buat dia... honestly, aku seneeeng banget!
Ternyata di saat ada satu pintu yang tertutup, masih ada pintu-pintu lain yang terbuka untuk kita. Di saat ada yang berusaha jegal kita, masih ada tangan-tangan yang terulur untuk menangkap tubuh kita yang hampir "nggelundung"...

Yang aku lihat skr, status YM nya udah berubah jadi gembira terus, ceria terus... hahaha... congrats buat kamu....!!!

Semoga ini bisa jadi pelajaran buat semua... termasuk aku.

my 1st 300 pages...

duh seneng banget, akhirnya kerjaan terjemahin memoar 300 halaman kelar juga setelah sebulan lewat dikit (hihi... gara-gara disambi sana-sini sih...). Ga sabar pengen liat buku itu beredar...
pokoknya ceritanya seputar dunia spionase, jaman-jaman Perang Dingin gitu... judulnya masih confidential kali ya...
I'm so excited... ini project solo karir yang pertama... mohon doanya yaaa...semoga bisa jalan terus... amin....