Friday, November 14, 2008

Pagi yang sedih

Setengah jam yang lalu, telepon bunyi.
Ngeliat dari nomernya, somehow aku ngerasa ini pasti ada yang nggak beres.
Orang ini nggak pernah nelepon sepagi ini, kecuali pas weekend.

dess...
Bener.
"Gua gagal," katanya sambil nangis.

Aku udah tau apa artinya.
Sumpah, aku juga pengen nangis.
Bahkan pas nulis ini, aku nangis.

Dia lagi ngejalanin proses bayi tabung, setelah 10 tahun merit dan sudah usaha dengan segala macam metode medis dan alternatif lainnya.
Dan hari ini, ternyata gagal.

Aku sedih, bingung, kesian...
Aww... man....

0 comments: